Jul 22

Maksimalkan Pelayanan Perumda TAB Tabanan Terapkan WFO
Maksimalkan Pelayanan Perumda TAB Tabanan Terapkan WFO
POSTED BY: Kabarnusa.com | visit: 2 | DATE: 22 July 2021

TABANAN- Guna memaksimlakan pelayanan kepada para pelanggannya, Perusahaan umum daerah (Perumda) Tirta Amerta Buana (TAB) Kabupaten Tabanan di masa Pembatasan Pergerakan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat tetap menerapkan Work From Office (WFO), bekerja di kantor kepada para karyawannya.

Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Langganan Perumda TAB Tabananan I.B. Marjaya Wirata, didampingi Kasubag Humas, I Wayan Agus Suanjaya mengungkapkan, hal itu, Rabu (21/7/2021). "Meski kami menerapkan WFO, tapi Prokes, prtokol kesehatan tetap kami terapkan secara ketat kepada seluruh karyawan," katanya.

Menurut Marjaya Wirata, Prokes ketat yang diterapkan tersebut di antaranya setiap hari sebelum masuk kerja karyawan wajib menggunakan masker dan dicek suhu tubuhnya serta dipastikan sudah mencuci tangan dengan sabun di air mengalir yang sudah di sediakan di depan pintu masuk kantor.

Selain itu, area kantor juga rutin disemprot dengan cairan desinfektan. Baik itu di kantor pusat maupun di kantor unit yang ada di Kecamatan Baturiti, Penebel, Kerambitan dan Selemadeg. Hal itu semua dilakukan agar bisa mencegah munculnya kasus Covid-19 di lingkungan Kantor Perumda TAB Tabanan.

"Selain Prokes ketat, dari 387 karyawan Perumda TAB Tabanan 90 persen di antaranya sudah divaksin. Karyawan yang belum divaksin karena faktor kesehatan yang belum memungkinkan karena hipertensi dan yang lainnya," jelasnya.

Marjaya Wirata menjelaskan, diterapkannya WFO tersebut selain karena Perumda TAB Tabanan sebagai sektor esensial, juga dimaksudakan agar pelayanan bisa tetap maksimal. 

"Gangguan distribusi air bisa terjadi sewaktu-waktu. Baik karena akibat alam, hal teknis maupun non teknis lainnya. Bila gangguan tersebut terjadi bisa segera kami atasi sehingga pelayanan kepada pelanggan khusunya pasokan air bisa tetap lancar," katanya.

Diakuinya, setiap tahu ada kejadian gangguan distribusi air tersebut, pihaknya selalu langsung mengerahkan tenaga teknis  yang ada untuk mengatasi gangguan yang ada agar air bisa segera kembali mengalir lancar ke rumah pelanggan. 

"Namun ada kalanya, gangguang yang ada tidak bisa segera diatasi sehingga distribusi air mengalami gangguan cukup lama. Pada saat kejadian seperti inilah sementara bisa teratasi bila pelanggan menampung air saat pasokan air lancar," tegasnya  

Sementara itu, Kasubag Humas Wayan Agus Suanjaya menambahkan  di masa PPKM Darurat ini para pelanggan juga diimbau tidak perlu datang ke kantor Perumda TAB bila kan melakukan pembayaran rekening bulanan  air minum. "Pembayaran sebaiknya dilakukan secara online saja sehingga tidak terjadi antrian dan kerumunan," katanya.

Disebutkan, pembayaran bisa dilakukan di agen-agen yang telah bekerjasama dengan Perumda TAB serta Bank BPD seluruh Bali baik secara langsung melalui teller atau ATM, atau Mobile Banking.

 

“Saat ini bagi pelanggan yang tidak memiliki rekening BPD Bali juga bisa melakukan pembayaran dengan transfer antar bank. Tinggal memilih menu transfer antar bank, kemudian memilih bank tujuan Bank BPD Bali, selanjutnya mengetik kode 5043 plus nomor sambungan air. Setelah itu akan keluar jumlah tagihan yang harus dibayar,” jelasnya..

Dengan pembayaran secara online tersebut tentunya lebih mudah dan bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Tentu saja dengan cara ini  dapat mengurangi kerumunan di tengah situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

 "Kemudahan cara bayar ini membuat di tengah pandemi Covid-19 yang juga berdampak pada ekonomi pelanggan, tidak sampai berdampak signifikan pada terjadinya penunggakan bayar, apalagi sampai melakukan pencabutan sambungan karena tidak terbayarkan oleh pelanggan," pungkasnya. (gus)